Sejarah Papua di Nusantara @edhaje
Sejarah Papua di Nusantara  @edhaje
Uploaded October 2017 | Updated September 2026, 1 week ago
Ilustrasi Sejarah Papua di Nusantara
+- 700 M -
Papua dan pulau-pulau di sekitarnya menjadi bagian dari jaringan perdagangan zaman kerajaan Sriwijaya dengan komoditas utama burung dan bulu cendrawasih dan Kayu Cendana [2][1]
Raja Sriwijaya, Sri Indrawarman (702–728 M) menghadiakan burung Cendrawasih/burung Jenggi/FengHuang(鳳凰) kepada Kaisar Dinasti Tang di China. [1]
+- 800 M
Pedagang arab, india dan China mulai berdatangan dari maluku dalam rute perdagangan ke China. [4]
Mereka menyebut papua 'wakwak di Timur' (fakfak) dekat dengan negeri 'zabag' (sriwijaya).[4][5][11]
Selain bulu cendrawasih, pedagang asia juga membeli emas kualitas terbaik dari orang wakwak di timur (fakfak).[4]
1138 M -
Pulau Papua (diberi nama 'gezira zangi'/Jazirah Zanji) muncul dalam peta dunia 'Tabula Rogeriana' .[6][7][9]
Papua disebut 'Zanji' karena oleh pedagang arab karena mirip dengan penduduk Afrika Timur (Zanzibar)[8]
1365 M - Kitab Majapahit, Negarakertagama, menyebutkan Wanin (Onin/fakfak) di Papua menjadi bagian dari jaringan Majapahit. [12]
1545 M - Yñigo Ortiz de Retez dari Spanyol menamai Papua 'Nueva Guinea'(New Guinea) karena mirip dengan penduduk Guinea, Afrika.[13]
1570 M - Daerah Raja Ampat, Fakfak dan Pesisir Papua ikut dalam persekutuan 9 bersaudara (Uli Siwa) pimpinan Tidore.[14]
1660 M - VOC Belanda mengakui kedaulatan Tidore atas Papua[15]
1783 M - Rakyat Papua di Raja Ampat berhasil membajak kapal VOC 'Tempel' pimpinan Coenraad Van Dijk di Pulau Batanta [16]
1796 M - Bersama Kaicil Nuku dari kerajaan Tidore, kerajaan di Papua Barat mengadakan perlawanan terhadap VOC dan sukses mengusir VOC dari Papua dan Maluku.[16]
1810 M - Belanda (dibawah Perancis) kalah perang dengan Inggris di Maluku dan Papua, sumatra hingga papua dijajah inggris.[17][18]
1817 M - Setelah perjanjian Paris tahun 1814, Inggris menyerahkan Nusantara ke Belanda.[17]
1828 M - Belanda mendirikan benteng pertamanya di tanah Papua, Fort Du Bus. [19]
1833 M - Bajak Laut Papua menggangu perdagangan Kolonial Belanda di Kepualaun Maluku dan Laut Arafuru.[20]
1836 M - Belanda meninggalkan Fort du Bus akibat serangan warga dan wabah Malaria.[19]
1848 M - Kolonial Belanda melakukan klaim atas papua bagian barat sebagai bagian dari wilayahnya yang diambil dari raja Tidore.[18]
1895 M - Belanda mulai menancapkan pengaruhnya di Papua [21]
1910 M - Untuk mengawasi Jerman di Papua Nugini, Belanda bergerak ke timur dan mendirikan kota Hollandia (skrg Jayapura) di Numbai, Kayupulo.

Sumber :
[1] Pamela Swadling (1996). Plumes of Paradise: Trade Cycles in Outer Southeast Asia and Their Impact on New Guinea and Nearby Islands Until 1920.Papua New Guinea National Museum.
[2] Kathleen D. Morrison, Laura L. Junker (2002) Forager-Traders in South and Southeast Asia: Long-Term Histories. Cambridge University Press.
[3] Bilveer Singh (2017) Papua: Geopolitics and the Quest for Nationhood.Routledge.
[4] M. Th Houtsma,Russel Arnold,Gibb Camilla (1993).First Encyclopaedia of Islam: 1913-1936.E.J.BRILL.
[5] Meri,Josef W.; Bacharach, Jere (2005). Medieval Islamic Civilization: An Encyclopedia. Routledge.
[6] Scott, Samuel Parsons (1904).History of the Moorish Empire in Europe.Lippincott,Philadelphia.
[7] id.wikipedia.org/wiki/Tabula_Rogeriana / en.wikipedia.org/wiki/Tabula_Rogeriana
[8] M. Elfasi, Ivan Hrbek (1988).Africa from the Seventh to the Eleventh Century.UNESCO.
[9] Houben, Hubert (2002). Roger II of Sicily: A Ruler Between East and West. Cambridge University Press.
[10] Raymond Mauny (1965) The Wakwak and the Indonesian Invasion in East Africa in 945 A.D.Centro de Estudos Historicos Ultramarinos.
[11] Friedrich Hirth (2017).China and the Roman Orient: Researches Into Their Ancient and Medieval Relations as Represented in Old Chinese Records (Classic Reprint-1911).Fb&c Limited,
[12] I Ketut Riana (2009).Kakawin dēśa warṇnana, uthawi, Nāgara kṛtāgama: masa keemasan Majapahit.Penerbit Buku Kompas.
[13] David Armitage(2014).Pacific Histories: Ocean, Land, People.Palgrave Macmillan.
[14] Johan Gerard Friedrich Riedel(1886).De sluik- en kroesharige rassen tusschen Selebes en Papua.M. Nijhoff.
[15] David Pickell (2013).Indonesian New Guinea Adventure Guide: West Papua/Irian Jaya.Tuttle Publishing.
[16] Muridan S.W (2009).The Revolt of Prince Nuku: Cross-Cultural Alliance-making in Maluku, C.1780-1810.BRILL.
[17] William G. Martin (2015).Making Waves: Worldwide Social Movements, 1750-2005.Routledge.
[18] Charles Arnold-Baker(2015).The Companion to British History Front Cover Charles Arnold-Baker.Routledge.
[19] Keat Gin Ooi(2004).Southeast Asia: A Historical Encyclopedia, from Angkor Wat to East Timor.ABC-CLIO.
[20] The Journal of the Indian Archipelago and Eastern Asia, Volume 4.Kraus Reprint, 1850.
[21] Robert Cribb (2013).Historical Atlas of Indonesia.Routledge.
[22] Herman Renwarin (1984).Sejarah sosial daerah Irian Jaya.Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.
Sejarah Papua di NusantaraRedbad (Charles Martel Franks vs Frisians)Carthaginian Iberia (Hannibal Barca)Perang Ambon vs VOC BelandaPerang TimorBattle on the Ice (German Teutons vs Russian Novgorod)Siege of Plevna (Ottoman Empire vs Russian Empire-Romanian Principality)Burning of Moscow (Crimean Khanate vs Tsardom of Moscow)
edhaje |

Sejarah Papua di Nusantara

SHARE TO X SHARE TO REDDIT SHARE TO FACEBOOK WALLPAPER