Uploaded October 2025 | Updated September 2026, 2 weeks ago
Lagu ini di dedikasikan untuk memperingati hari Sumpah Pemuda 28 Oktober 1928
Sumpah Pemuda, yang secara resmi disebut sebagai Keputusan Kongres Pemuda Indonesia adalah ikrar yang diucapkan oleh pemuda-pemudi Indonesia pada 28 Oktober 1928, yang menetapkan jati diri bangsa Indonesia. Sumpah Pemuda adalah salah satu tonggak utama dalam sejarah pergerakan kemerdekaan Indonesia.
Sejak 1959, tanggal 28 Oktober ditetapkan sebagai Hari Sumpah Pemuda, yaitu hari nasional yang bukan hari libur yang ditetapkan oleh pemerintah Indonesia melalui Keppres No. 316 Tahun 1959 tanggal 16 Desember 1959 untuk memperingati peristiwa Sumpah Pemuda.
Isi Sumpah Pemuda terdiri dari tiga ikrar utama:
Bertumpah darah yang satu: "Kami putra dan putri Indonesia, mengaku bertumpah darah yang satu, tanah Indonesia."
Berbangsa yang satu: "Kami putra dan putri Indonesia, mengaku berbangsa yang satu, bangsa Indonesia."
Berbahasa yang satu: "Kami putra dan putri Indonesia, menjunjung bahasa persatuan, bahasa Indonesia."
Sumpah Pemuda tidak didirikan oleh satu orang, melainkan hasil dari Kongres Pemuda II yang melibatkan banyak tokoh pemuda, dengan peran sentral dipegang oleh Soegondo Djojopoespito sebagai ketua dan Mohammad Yamin sebagai perumus teks utama. Selain itu, ada juga tokoh lain seperti Amir Syarifuddin (bendahara) dan Djoko Marsaid (wakil ketua) yang turut berkontribusi dalam kepanitiaan.
#sumpahpemuda #laguindonesia #dhikakresna
Lagu ini di dedikasikan untuk memperingati hari Sumpah Pemuda 28 Oktober 1928
Sumpah Pemuda, yang secara resmi disebut sebagai Keputusan Kongres Pemuda Indonesia adalah ikrar yang diucapkan oleh pemuda-pemudi Indonesia pada 28 Oktober 1928, yang menetapkan jati diri bangsa Indonesia. Sumpah Pemuda adalah salah satu tonggak utama dalam sejarah pergerakan kemerdekaan Indonesia.
Sejak 1959, tanggal 28 Oktober ditetapkan sebagai Hari Sumpah Pemuda, yaitu hari nasional yang bukan hari libur yang ditetapkan oleh pemerintah Indonesia melalui Keppres No. 316 Tahun 1959 tanggal 16 Desember 1959 untuk memperingati peristiwa Sumpah Pemuda.
Isi Sumpah Pemuda terdiri dari tiga ikrar utama:
Bertumpah darah yang satu: "Kami putra dan putri Indonesia, mengaku bertumpah darah yang satu, tanah Indonesia."
Berbangsa yang satu: "Kami putra dan putri Indonesia, mengaku berbangsa yang satu, bangsa Indonesia."
Berbahasa yang satu: "Kami putra dan putri Indonesia, menjunjung bahasa persatuan, bahasa Indonesia."
Sumpah Pemuda tidak didirikan oleh satu orang, melainkan hasil dari Kongres Pemuda II yang melibatkan banyak tokoh pemuda, dengan peran sentral dipegang oleh Soegondo Djojopoespito sebagai ketua dan Mohammad Yamin sebagai perumus teks utama. Selain itu, ada juga tokoh lain seperti Amir Syarifuddin (bendahara) dan Djoko Marsaid (wakil ketua) yang turut berkontribusi dalam kepanitiaan.
#sumpahpemuda #laguindonesia #dhikakresna










