Uploaded August 2021 | Updated September 2026, 3 weeks ago
Apakah antena TV lama dapat digunakan untuk TV digital, jawabannya Ya
Bila receiver TV masih mengunakan antena model lama tipe beam directional , bisa dijadikan antena tv digital.
Antena tersebut berfungsi dengan baik.
Bila siaran memiliki masalah seperti muncul artifak, loss signal atau sinyal TV tidak dapat diterima.
Bisa diperiksa arah antena mengarah ke stasiun pemancar TV agar mendapatkan sinyal TV maksimal
Antena TV analog mengunakan frekuensi VHF
Antena TV digital mengunakan frekuensi lebih tinggi UHF.
Bukan masalah di antena, tetapi disain antena analog dirancang dengan Direction antena.
Sehingga sinyal lebih berpusat pada satu arah pemancar. Membuat pemancar TV lain menjadi lemah.
Untuk menerima siaran TV digital, dapat mengunakan receiver DVB-T2 yang ditambahkan sebagai output ke TV
Kendalanya, di beberapa area masih sulit mendapatkan sinyal TV digital ketika receiver DVB-T2 mengunakan antena analog tipe frekuensi VHF.
Antena TV Yagi untuk siaran analog masih dapat digunakan untuk receiver TV digital.
Sinyal yang diterima rata rata diatas 70%
Tetapi di beberapa daerah memiliki stasiun pemancar TV berbeda.
Menara pemancar TV rata rata berada di 400 meter
Seperti di Jakarta, lokasi antena pemancar TV digital berada di sebelah barat
Stasiun grup pemancar TV di daerah Kebun Jeruk atau arah utara
Sedangkan grup pemancar TV kedua berada di Ciledug ke arah barat
Bila rumah lokasinya searah dengan pemancar tranmisi TV dengan sudut sempit
Tidak mengalami masalah penerimaan sinyal TV digital
Tetapi rumah yang berada lebih dekat, bahkan dengan sudut 60 derajat dari 2 arah pemancar siaran digital. Kemungkinan kehilangan mendapat sinyal TV digital dari beberapa stasiun pemancar. Atau sinyal terhalang oleh bangunan di sekitar ke arah pemancar TV.
Untuk mengatasi kesalahan posisi antena, dapat dirumah dengan mengambil arah yang tepat.
Setidaknya antena TV digital dapat diarahkan ke tranmisi sinyal lebih lemah.
00:00 Loss Signal TV digital
Berbagi pengalaman setelah 2 bulan mengunakan receiver TV digital
Beberapa tranmisi TV digital kadang muncul artifak, atau gambar bercak
Receiver penerima sinyal terlihat turun naik, yang menandakan sinyal TV digital tidak diterima sempurna.
Sampai akhirnya stasiun pemancar TV yang sudah terdaftar tidak dapat diterima oleh receiver DVB-T2.
00:26 Lokasi pemancar TV
Untuk memeriksa apakah lokasi pemancar TV, dapat mengunakan data dari Google Maps
Memasukan kata Pemancar TV di kota anda, maka akan tampil lokasi pemancar yang ada.
Gunakan arah pengukur jarak di peta Google Maps.
01:03 Arah antena
Untuk memastikan siaran apa saja yang tidak dapat ditangkap oleh receiver
Kita dapat mengetahui dengan peta Google Maps dengan lokasi antena pemancar TV
Misal, antena yang terpasang mengarah ke antena pemancar di grup 1
Yang di dominasi layanan antena pemancar TV lama.
Sedangkan antena pemancar tV baru berada di grup 2.
Antena diarahkan ke bagian tengah, ketika lokasi pemancar TV berbeda 60 derajat
Atau mengarah ke sinyal lebih lemah,.
Mungkin antena diarahkan lebih ke arah stasiun pemancar yang sebelumnya tidak dapat diterima receiver.
Antena dapat digeser ke sudut lebih lebar misal 40 derajat dari sudut sebelumnyal.
01:28 Sinyal lemah menjadi lebih kuat
Bila kita sudah mengetahui masalah sinyal yang tidak dapat diterima oleh receiver
Dan dapat merubah posisi antena yagi TV analog ke arah yang tepat
Maka sinyal TV akan diterima oleh receiver digital dengan baik.
Sinyal TV yang baik akan menunjukan kekuatan sinyal / power signal diatas 70%
Dan sinyal tidak turun naik.
Sekaligus gambar yang dihasilkan TV digital menjadi lebih bersih.
01:55 Mencari lokasi pemancar TV
Antena pemancar TV dapat dilihat via Google Maps
Khususnya penempatan tranmisi antena TV yang berbeda jarak
02:14 Lokasi antena TV Digital
Data tersedia di Depkominfo, dan terbagi berdasarkan regional.
Termasuk data layanan siaran TV yang ada di setiap daerah atau wilayah.
02:34 Solusi TV digital
Bila gambar TV digital mengalami masalah seperti
Gambar artifak
Loss Signal
Sinyal turun naik dengan gambar diam
Tidak semua kanal TV dapat diterima receiver TV digital
Cobalah merubah posisi antena TV mengikuti arah pemancar TV
Cukup memanfaatkan antena TV analog lama.
Berapa kekuatan penerimaan sinyal TV digital.
Jarak dekat sampai 10km, tidak membutuhkan antena khusus. Bahkan cukup dengan antena TV lama
Jarak lebih dari 50km, dibutuhkan antena UHF tipe Yagi high gain
Dengan catatan, sinyal digital tidak mendapat banyak halangan.
Tidak perlu membuat antena TV digital untuk frekuensi UHF sendiri, hanya membuang waktu
Antena UHF hanya 20 ribuan model indoor
Kanal TV digital Indonesia mengunakan kanal 24 sampai 48
Antara 527Mhz sampai 677Mhz
Antena TV digital dibedakan dengan kekuatan receiver
Antena TV high gain outdoor, disarankan bila lokasi rumah dan jarak ke pemancar cukup jauh.
Informasi siaran TV digital
siarandigital.kominfo.go.id/informasi/lembaga-penyiaran
Apakah antena TV lama dapat digunakan untuk TV digital, jawabannya Ya
Bila receiver TV masih mengunakan antena model lama tipe beam directional , bisa dijadikan antena tv digital.
Antena tersebut berfungsi dengan baik.
Bila siaran memiliki masalah seperti muncul artifak, loss signal atau sinyal TV tidak dapat diterima.
Bisa diperiksa arah antena mengarah ke stasiun pemancar TV agar mendapatkan sinyal TV maksimal
Antena TV analog mengunakan frekuensi VHF
Antena TV digital mengunakan frekuensi lebih tinggi UHF.
Bukan masalah di antena, tetapi disain antena analog dirancang dengan Direction antena.
Sehingga sinyal lebih berpusat pada satu arah pemancar. Membuat pemancar TV lain menjadi lemah.
Untuk menerima siaran TV digital, dapat mengunakan receiver DVB-T2 yang ditambahkan sebagai output ke TV
Kendalanya, di beberapa area masih sulit mendapatkan sinyal TV digital ketika receiver DVB-T2 mengunakan antena analog tipe frekuensi VHF.
Antena TV Yagi untuk siaran analog masih dapat digunakan untuk receiver TV digital.
Sinyal yang diterima rata rata diatas 70%
Tetapi di beberapa daerah memiliki stasiun pemancar TV berbeda.
Menara pemancar TV rata rata berada di 400 meter
Seperti di Jakarta, lokasi antena pemancar TV digital berada di sebelah barat
Stasiun grup pemancar TV di daerah Kebun Jeruk atau arah utara
Sedangkan grup pemancar TV kedua berada di Ciledug ke arah barat
Bila rumah lokasinya searah dengan pemancar tranmisi TV dengan sudut sempit
Tidak mengalami masalah penerimaan sinyal TV digital
Tetapi rumah yang berada lebih dekat, bahkan dengan sudut 60 derajat dari 2 arah pemancar siaran digital. Kemungkinan kehilangan mendapat sinyal TV digital dari beberapa stasiun pemancar. Atau sinyal terhalang oleh bangunan di sekitar ke arah pemancar TV.
Untuk mengatasi kesalahan posisi antena, dapat dirumah dengan mengambil arah yang tepat.
Setidaknya antena TV digital dapat diarahkan ke tranmisi sinyal lebih lemah.
00:00 Loss Signal TV digital
Berbagi pengalaman setelah 2 bulan mengunakan receiver TV digital
Beberapa tranmisi TV digital kadang muncul artifak, atau gambar bercak
Receiver penerima sinyal terlihat turun naik, yang menandakan sinyal TV digital tidak diterima sempurna.
Sampai akhirnya stasiun pemancar TV yang sudah terdaftar tidak dapat diterima oleh receiver DVB-T2.
00:26 Lokasi pemancar TV
Untuk memeriksa apakah lokasi pemancar TV, dapat mengunakan data dari Google Maps
Memasukan kata Pemancar TV di kota anda, maka akan tampil lokasi pemancar yang ada.
Gunakan arah pengukur jarak di peta Google Maps.
01:03 Arah antena
Untuk memastikan siaran apa saja yang tidak dapat ditangkap oleh receiver
Kita dapat mengetahui dengan peta Google Maps dengan lokasi antena pemancar TV
Misal, antena yang terpasang mengarah ke antena pemancar di grup 1
Yang di dominasi layanan antena pemancar TV lama.
Sedangkan antena pemancar tV baru berada di grup 2.
Antena diarahkan ke bagian tengah, ketika lokasi pemancar TV berbeda 60 derajat
Atau mengarah ke sinyal lebih lemah,.
Mungkin antena diarahkan lebih ke arah stasiun pemancar yang sebelumnya tidak dapat diterima receiver.
Antena dapat digeser ke sudut lebih lebar misal 40 derajat dari sudut sebelumnyal.
01:28 Sinyal lemah menjadi lebih kuat
Bila kita sudah mengetahui masalah sinyal yang tidak dapat diterima oleh receiver
Dan dapat merubah posisi antena yagi TV analog ke arah yang tepat
Maka sinyal TV akan diterima oleh receiver digital dengan baik.
Sinyal TV yang baik akan menunjukan kekuatan sinyal / power signal diatas 70%
Dan sinyal tidak turun naik.
Sekaligus gambar yang dihasilkan TV digital menjadi lebih bersih.
01:55 Mencari lokasi pemancar TV
Antena pemancar TV dapat dilihat via Google Maps
Khususnya penempatan tranmisi antena TV yang berbeda jarak
02:14 Lokasi antena TV Digital
Data tersedia di Depkominfo, dan terbagi berdasarkan regional.
Termasuk data layanan siaran TV yang ada di setiap daerah atau wilayah.
02:34 Solusi TV digital
Bila gambar TV digital mengalami masalah seperti
Gambar artifak
Loss Signal
Sinyal turun naik dengan gambar diam
Tidak semua kanal TV dapat diterima receiver TV digital
Cobalah merubah posisi antena TV mengikuti arah pemancar TV
Cukup memanfaatkan antena TV analog lama.
Berapa kekuatan penerimaan sinyal TV digital.
Jarak dekat sampai 10km, tidak membutuhkan antena khusus. Bahkan cukup dengan antena TV lama
Jarak lebih dari 50km, dibutuhkan antena UHF tipe Yagi high gain
Dengan catatan, sinyal digital tidak mendapat banyak halangan.
Tidak perlu membuat antena TV digital untuk frekuensi UHF sendiri, hanya membuang waktu
Antena UHF hanya 20 ribuan model indoor
Kanal TV digital Indonesia mengunakan kanal 24 sampai 48
Antara 527Mhz sampai 677Mhz
Antena TV digital dibedakan dengan kekuatan receiver
Antena TV high gain outdoor, disarankan bila lokasi rumah dan jarak ke pemancar cukup jauh.
Informasi siaran TV digital
siarandigital.kominfo.go.id/informasi/lembaga-penyiaran










