Badai Tuan telah berlalu Salahkah ku menuntut mesra? Tiap pagi menjelang Kau di sampingku Ku aman ada bersama mu
Selamanya Sampai kita tua Sampai jadi debu Ku di liang yang satu, Ku di sebelahmu
Badai Puan telah berlalu Salahkah ku menuntut mesra? Tiap taufan menyerang Kau di sampingku Kau aman ada bersama ku
Direkam sekali waktu (live) di studio Kua Etnika, Yogyakarta pada Januari 2016 Operator rekaman: Andreas Kurniawan Peramu (mixing) dan finalisasi (mastering) rekaman: Putu Deny Surya
Beli album fisik dengan kirim surel ke: sorgerecords@gmail.com
atau beli di toko-toko kaset dan cd kesayangan anda.
Akreditasi Produksi album “Yang Patah Tumbuh, yang Hilang Berganti” Produser Eksekutif: Ananda Badudu dan Rara Sekar Produser: Eky Alkautsar, Wagiman, Rara Sekar, dan Ananda Badudu Bendahara: Wagiman Manajer: Bimo Wicaksono Label: Sorge Records Desain sampul: Feransis Jenis huruf: Feransis terinspirasi oleh tulisan tangan Sukarno yang didapat dari internet
Banda Neira menampilkan Gardika Gigih - Sampai Jadi Debu (Live)Banda Neira2016-05-06 | Sampai Jadi Debu
Badai Tuan telah berlalu Salahkah ku menuntut mesra? Tiap pagi menjelang Kau di sampingku Ku aman ada bersama mu
Selamanya Sampai kita tua Sampai jadi debu Ku di liang yang satu, Ku di sebelahmu
Badai Puan telah berlalu Salahkah ku menuntut mesra? Tiap taufan menyerang Kau di sampingku Kau aman ada bersama ku
Direkam sekali waktu (live) di studio Kua Etnika, Yogyakarta pada Januari 2016 Operator rekaman: Andreas Kurniawan Peramu (mixing) dan finalisasi (mastering) rekaman: Putu Deny Surya
Beli album fisik dengan kirim surel ke: sorgerecords@gmail.com
atau beli di toko-toko kaset dan cd kesayangan anda.
Akreditasi Produksi album “Yang Patah Tumbuh, yang Hilang Berganti” Produser Eksekutif: Ananda Badudu dan Rara Sekar Produser: Eky Alkautsar, Wagiman, Rara Sekar, dan Ananda Badudu Bendahara: Wagiman Manajer: Bimo Wicaksono Label: Sorge Records Desain sampul: Feransis Jenis huruf: Feransis terinspirasi oleh tulisan tangan Sukarno yang didapat dari internet
Kameramen: Guswib, Rizza Badudu, Adika Hernandi
Editor In Chief: Adika Hernandi
Kontak: di.banda.neira@gmail.com #music #bandaneira #indieBanda Neira - Yang Terlibat Meramaikan Album KeduaBanda Neira2016-04-23 | Dalam video wawancara ini, beberapa teman-teman musisi yang terlibat dalam pembuatan album kedua Banda Neira angkat bicara tentang awal mula perkenalan mereka dengan Banda Neira, keterlibatan serta pesan dan kesan mereka terhadap Banda Neira.
Album Yang Patah Tumbuh, yang Hilang Berganti versi digital bisa diunduh di: apple.co/1LrWALV
Beli versi fisik CD Banda Neira dengan mengirim surel ke: sorgerecords@gmail.com
Editor : Adika Hernandi (@dikakrebo)Banda Neira - Tentang Album KeduaBanda Neira2016-03-18 | Dalam wawancara ini, Banda Neira bercerita lebih dalam tentang proses dan pengalaman-pengalaman menarik selama pengerjaan album kedua, 'Yang Patah Tumbuh, yang Hilang Berganti'. Juga rencana Banda Neira setelah album ini.
Editor : Adika Hernandi (@dikakrebo)Banda Neira - MewangiBanda Neira2016-03-18 | Dokumentasi sesi rekaman lagu Mewangi untuk album Yang Patah Tumbuh, yang Hilang Berganti' di Studio Kue Etnika, Yogyakarta. Mewangi adalah lagu ke-11 yang ada di CD kedua, album kedua Banda Neira.
Mewangi (Lagu dan Lirik: Ananda Badudu)
Riuh rasa diembannya Melewati hari Menyeruak Mengumbar wewangi Menuruti rindu yang tiada habis Mewangi Ke mana kau menuju, anakku? Kalah atau menang kita kan jadi Arang dan abu Arang dan abu Mewangi
trio dawai: Jeremia Kimosabe (cello), Suta Suma (violin), Dwi Ari Ramlan (viola) #music #bandaneira #indieBanda Neira - Tentang Rekaman Langsung (Live) di YogyakartaBanda Neira2016-03-07 | Banda Neira menceritakan tentang proses rekaman langsung (live) untuk beberapa lagu yang terdapat di album kedua, "Yang Patah Tumbuh, yang Hilang Berganti."
Akreditasi Produksi album “Yang Patah Tumbuh, yang Hilang Berganti” Produser Eksekutif: Ananda Badudu dan Rara Sekar Produser: Eky Alkautsar, Wagiman, Rara Sekar, dan Ananda Badudu Bendahara: Wagiman Manajer: Bimo Wicaksono Label: Sorge Records Desain sampul: Feransis Jenis huruf: Feransis terinspirasi oleh tulisan tangan Sukarno yang didapat dari internet
Beli album fisik dengan kirim surel ke: sorgerecords@gmail.com
atau beli di toko-toko kaset dan cd kesayangan anda
Yang Patah Tumbuh, yang Hilang Berganti
Jatuh dan tersungkur di tanah aku Berselimut debu sekujur tubuhku Panas dan menyengat Rebah dan berkarat
Yang, yang patah tumbuh, yang hilang berganti Yang hancur lebur akan terobati Yang sia-sia akan jadi makna Yang terus berulang suatu saat henti Yang pernah jatuh ‘kan berdiri lagi Yang patah tumbuh, yang hilang berganti
Di mana ada musim yang menunggu? Meranggas merapuh Berganti dan luruh Bayang yang berserah Terang di ujung sana
(Lagu: Ananda Badudu; Lirik: Ananda Badudu dan Rara Sekar; Aransemen dawai dan piano: Gardika Gigih; Violin: Suta Suma Pangekshi; Viola: Dwi Ari Ramlan; Cello: Jeremia Kimosabe)
Direkam sekali waktu (live) di studio Kua Etnika, Yogyakarta pada Januari 2016 Operator rekaman: Andreas Kurniawan Peramu (mixing) dan finalisasi (mastering) rekaman: Putu Deny Surya
Akreditasi Produksi album “Yang Patah Tumbuh, yang Hilang Berganti” Produser Eksekutif: Ananda Badudu dan Rara Sekar Produser: Eky Alkautsar, Wagiman, Rara Sekar, dan Ananda Badudu Bendahara: Wagiman Manajer: Bimo Wicaksono Label: Sorge Records Desain sampul: Feransis Jenis huruf: Feransis terinspirasi oleh tulisan tangan Sukarno yang didapat dari internet
Kameramen: Guswib, Rizza Badudu, Adika Hernandi
Editor In Chief: Adika Hernandi
Kontak: di.banda.neira@gmail.com #bandaneira #yangpatahtumbuhyanghilangberganti #folkindonesiaBanda Neira - Parodi Teaser AADC 2Banda Neira2016-02-16 | Mohon maaf sebelumnya pada yth Mbak Mira Lesmana dan Mas Aan Mansyur. Ceritanya ini kepikiran untuk bikin parodi karena kebetulan lokasi rekaman sama dengan latar teaser AADC 2.
Jadi parodi ini dibikin pas H-1 rekaman di Jogja. Hari itu kami menunggu piano Gardika Gigih diantar dari kontrakannya ke studio. Sejam dua jam nunggu di studio lama-lama bosen juga bengong.
Berhubung bengongnya ngadep ke tembok merah yang ada di studio Kua Etnika, juga jembatan ke kampung seberang, tercetuslah ide untuk mengkopi-paste semua scene yang ada di teaser AADC 2.
Lalu pada saat rekaman, Gigih memainkan nada-nada scoring AADC yang terkenal itu. Kemudian terbersitlah ide untuk bikin dubbing puisi mas Aan Mansyur dengan modifikasi di sana-sini.
Mohon maaf ni kepada yang punya filmnya ya semoga perbuatan kami tidak merugikan anda. Jika merugikan mohon kami diberi tahu. Amin.
informasi terkini Banda Neira ada di instagram : @bandaneira_official twitter: @dibandaneria facebook.com/dibandaneiraBanda Neira - Dokumentasi Pesta Rilis Kecil-kecilan 30 Januari 2016Banda Neira2016-02-06 | Album kedua Banda Neira; "Yang Patah Tumbuh, yang Hilang Berganti" sudah dapat diunduh di iTunes: itun.es/id/fxTyab.
Photographer : Guswib - @guswib_ - www.guswib.comBanda Neira - Matahari Pagi (Official Music Video)Banda Neira2016-01-18 | Matahari Pagi adalah satu dari 15 lagu yang ada di album kedua Banda Neira,
Direkam di Studio Antida, Bali Peramu rekam (mixing) dan Finalisasi rekaman (mastering): Deny Surya Label : Sorge Records #music #bandaneira #indieBanda Neira - Yang Patah Tumbuh Yang Hilang Berganti - Album Teaser 3Banda Neira2016-01-12 | Teaser ketiga album kedua Banda Neira,
"Yang Patah Tumbuh Yang Hilang Berganti."
Segera di tahun 2016.
Video: Guswib Hand lettering: Sapta Dwikardana & FeransisBanda Neira - Yang Patah Tumbuh Yang Hilang Berganti - Album Teaser 2Banda Neira2016-01-04 | Teaser kedua album kedua Banda Neira,
"...Yang Patah Tumbuh, Yang Hilang Berganti..."
Segera di tahun 2016.
Video: Guswib Hand lettering: Sapta Dwikardana & FeransisBanda Neira - Yang Patah Tumbuh Yang Hilang Berganti - Album Teaser 1Banda Neira2015-12-28 | Teaser pertama album kedua Banda Neira,
"...Yang Patah Tumbuh, Yang Hilang Berganti..."
Segera di tahun 2016.
Video: Guswib Hand lettering: Sapta Dwikardana & FeransisEsok Pasti Jumpa - Ke Curug SessionBanda Neira2013-11-12 | Di sela-sela serunya Float2Nature, kami menyempatkan diri main ke curug (air terjun) bersama Bang Comi dan Bang Ale dari Payung Teduh. Rencana awalnya adalah bawa gitar, lalu ngejam di curug. Indie sekali. Tapi ternyata sesampainya di curug gitarnya disita penjaganya hahaha. Karena tidak mau sia-sia, kami menyempatkan iseng main lagu Esok Pasti Jumpa sambil trekking kembali ke camping ground. Maksa sih dan terbukti ngos-ngosan, tapi seru juga. Hahaha..
Sekali lagi, kami ingin mengucapkan terima kasih banyak untuk Float yang sudah mengundang Banda Neira ke Float2Nature. Adalah sebuah mimpi yang jadi nyata bisa sepanggung dengan idola sejak remaja.
Esok pasti jumpa :)
Salam, Banda Neira November 2013Banda Neira ke JogjaBanda Neira2013-07-31 | Kunjungan pertama dari beberapa kunjungan mendatang, menuju sebuah proyek kolaborasi dengan teman-teman Tembi dan Gardika Gigih sebelum akhir tahun 2013.
Gambar diambil sekenanya dengan video di hp :)Banda Neira Live at RSU Sanglah, BaliBanda Neira2013-03-10 | ...Tutorial gitar ke entah berantah - Banda NeiraBanda Neira2012-12-04 | berikut tutorial gitar lagu Banda Neira - ke entah berantah. Maaf kalau penjelasannya kurang jelas, hehehe..
Lagu-lagu album EP di: http://soundcloud.com/bandaneira Unduh album di: http://www.4shared.com/zip/V3Yucl2x/Banda_Neira_-_Di_Paruh_Waktu_E.htmlBanda Neira - Your Ex-Lover is Dead (Cover)Banda Neira2012-08-31 | Setiap band tentu memiliki lagu pemanasannya masing-masing. Salah satu lagu pemanasan untuk Banda Neira adalah tembang berjudul Your Ex-Lover is Dead dari band bernama Stars. Ini bukan versi albumnya, tapi versi akustiknya yang dicomot dari seri video termasyhur di dunia per-youtube-an: la blogotheque.
Bagi kami lagu ini cukup baik untuk melenturkan otot mulut yang tegang dan membangun rasa percaya diri yang kurang. Masalah PD dan grogi dalam bermain live memang belum sepenuhnya bisa kami atasi.
Maklum, dua personil yang membentuk Banda Neira memang underdog soal musik. Rara Sekar adalah penyanyi di kamar mandi dan Ananda Badudu pemain gitar yang tak pernah hafal nama kunci. Terlebih Banda Neira, yang dibentuk Februari 2012 lalu, awalnya dibuat sebagai proyek iseng saja. Tapi menurut Rara Sekar sekarang proyeknya sudah naik tingkat menjadi proyek iseng namun sedikit serius.
Dengan bonus suara pengajian sebagai backing vocal, dentingan piano dari murid tante-nya Ananda Badudu yang sedang les, percakapan ganjil di awal, dan empat kata bait pertama yang diulang, semoga sajian cover sederhana dan nelangsa dari Banda Neira ini masih bisa dinikmati.